About Me

header ads

Refleksi Malam: Ikhlas dalam Jalan Hidup

Refleksi Malam 2 | 2 September 2025

Sering kali tanpa kita sadari, pikiran kita terjebak dalam perbandingan. Kita melihat kehidupan orang lain pekerjaannya, keluarganya, keberhasilannya dan mulai membandingkannya dengan hidup kita sendiri. Dari situlah rasa kurang, iri, atau kecewa mudah tumbuh. Padahal, sejatinya, setiap orang berjalan di atas jalannya masing-masing.

Ikhlas bukan hanya tentang menerima takdir, tetapi juga tentang berhenti mengukur hidup dengan standar orang lain. Ikhlas adalah ketika kita mampu berkata: "Aku cukup dengan jalanku. Orang lain biarlah dengan jalannya."

Kita tidak perlu ikut campur dalam kehidupan yang bukan milik kita. Karena setiap orang punya cerita, ujian, dan perjalanan yang tidak selalu terlihat di permukaan. Apa yang tampak bahagia mungkin menyimpan luka, dan apa yang tampak sederhana bisa jadi menyimpan ketenangan yang luar biasa.

Refleksi malam ini mengajarkan bahwa membandingkan hanya akan merampas rasa syukur. Ikhlas justru menuntun kita pada kedamaian hati, karena kita menyadari bahwa jalan hidup tidak pernah sama, dan tidak harus sama.

Maka, mari belajar untuk melepaskan. Berhenti menilai, berhenti iri, berhenti mencampuri hidup orang lain. Biarlah mereka dengan urusannya, biarlah kita dengan perjalanan kita. Karena pada akhirnya, hidup ini bukan tentang siapa yang lebih cepat atau lebih hebat, melainkan siapa yang lebih tenang, lebih tulus, dan lebih ikhlas menjalaninya.

Dan di situlah letak kebahagiaan yang sebenarnya.


{{{ Positif, Sehat dan Bahagia }}}


Brebes, 2 September 2025

Aziz Amin | Wong Embuh 
Trainer & Profesional Hipnoterapi 
Griya Hipnoterapi MPC