About Me

header ads

Semua Berawal dari Mimpi di Siang Bolong

Ada kalanya mimpi itu datang bukan saat kita terlelap, tapi justru saat kita sedang terjaga—di tengah kesibukan, di antara rasa lelah, atau di sela hari-hari biasa yang tampak datar. Begitulah aku menyebutnya: mimpi di siang bolong. Mimpi yang muncul bukan karena tidur, tapi karena hati masih hidup.

Dulu, aku hanya seorang pencari. Pencari makna, pencari arah, pencari ketenangan batin. Aku tidak pernah membayangkan bahwa suatu hari akan menjadi praktisi hipnoterapi—membantu orang lain keluar dari gelapnya pikiran yang membelenggu. Apalagi menjadi seorang trainer, berdiri di depan kelas, memandu pelatihan, dan menginspirasi perubahan.

Namun hari ini, aku menatap selembar demi selembar sertifikat peserta pelatihan yang harus kutandatangani. Ada rasa haru. Bukan karena gelar, bukan karena jabatan, tapi karena perjalanan ini bukanlah hal yang instan.


Dari "Apa Bisa?" Menjadi "Pasti Bisa"

Aku masih ingat hari-hari penuh keraguan. Saat hanya punya tekad dan rasa penasaran sebagai modal utama. Belajar dari buku, ikut pelatihan demi pelatihan, gagal, bangkit, lalu jatuh lagi. Tapi justru dari situlah aku belajar banyak tentang pikiran manusia—bahwa yang membatasi kita sebenarnya bukan keadaan, melainkan keyakinan dalam kepala.

Menjadi hipnoterapis bukan sekadar soal teknik. Ini adalah tentang menghadirkan diri dengan empati, menyelami luka batin orang lain, dan mengarahkan mereka menemukan kembali harapan. Sementara menjadi trainer, adalah tentang berani berbagi, bukan karena merasa paling tahu, tapi karena ingin tumbuh bersama.


Sertifikat Itu Bukan Hanya Tanda Lulus, Tapi Tanda Tumbuh

Hari ini, dengan pena di tangan, aku menandatangani beberapa sertifikat pelatihan. Mungkin bagi sebagian orang ini hanya kertas biasa, tapi bagiku ini adalah jejak perjuangan seseorang. Di balik setiap nama yang tercetak di sana, ada kisah semangat, keberanian, dan mimpi mereka sendiri yang sedang dirintis.

Semoga sertifikat ini bukan akhir, tapi justru awal dari perjalanan mereka. Semoga yang mereka pelajari menjadi bekal untuk terus bermanfaat. Dan semoga setiap langkah kecil yang mereka ambil hari ini, suatu saat bisa mengantar mereka menuju pencapaian besar yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya—seperti aku dulu.


Karena Hidup Adalah Tentang Peran

Akhirnya aku percaya, tidak ada peran yang terlalu kecil dalam panggung kehidupan. Siapa pun kita, di mana pun kita berada, jika dilakukan dengan hati, akan membawa manfaat. Dan jika ada mimpi di siang bolong yang tiba-tiba mengetuk kesadaranmu hari ini, jangan buru-buru menolaknya.

Bisa jadi… itu awal dari perubahan besar dalam hidupmu. Seperti yang terjadi padaku.

Karena semua memang berawal dari mimpi… di siang bolong.